Cara Menghubungkan Ponsel ke Internet di Jepang | Jika Khawatir soal Tagihan, Pilih eSIM, Kartu SIM, atau Pocket Wi-Fi untuk Jepang

Turun dari pesawat, lalu langsung membuka ponsel. Mencari jalan ke penginapan di peta, melihat pergantian kereta, dan mengirim pesan kepada keluarga: “Saya sudah tiba.”

Jika semua itu dapat dilakukan sejak tiba di Jepang, awal perjalanan terasa jauh lebih ringan.

Untuk itu, hanya ada satu hal yang perlu diputuskan sebelum berangkat: bagaimana ponsel Anda akan terhubung ke internet di Jepang.

Mungkin yang paling Anda pikirkan adalah apakah tagihan tak terduga akan datang setelah pulang. Artikel ini dimulai dari cara memilih yang dapat menghilangkan kekhawatiran itu.

Harga dan ketentuan dapat berubah. Sebelum mendaftar, periksa informasi dari masing-masing perusahaan (per Oktober 2026).

Ada Empat Cara. Wi-Fi Gratis Membantu Saat Diperlukan

Secara garis besar, ada empat cara menghubungkan ponsel ke internet di Jepang.

  • Tetap menggunakan jaringan negara asal (roaming) Ponsel dan nomor yang biasa digunakan tetap sama, melalui layanan operator seluler negara asal
  • eSIM Memasang paket perjalanan di dalam ponsel, tanpa mengganti kartu
  • Kartu SIM Memasukkan kartu kecil untuk perjalanan ke dalam ponsel
  • Pocket Wi-Fi Menyewa perangkat Wi-Fi seukuran telapak tangan dan membawanya selama perjalanan

Selain itu, bandara dan stasiun menyediakan Wi-Fi gratis. Namun, karena hanya tersedia di tempat tertentu, anggaplah sebagai bantuan tambahan.

Jawabannya dulu — Jika Khawatir, Gunakan Layanan untuk Jepang

  • Operator di negara asal memiliki paket yang dapat digunakan di Jepang dan biayanya sudah jelas → Roaming. Ponsel tetap digunakan seperti biasa
  • Kurang yakin dengan pengaturan atau khawatir ada tagihan tak terduga → Jangan bergantung pada jaringan negara asal; gunakan layanan untuk Jepang. Pikiran pun lebih tenang
    • Ponsel mendukung eSIM dan tidak memiliki kunci SIM → eSIM (dapat dipasang di rumah sebelum berangkat)
    • Ponsel tidak mendukung eSIM tetapi tidak memiliki kunci SIM → Kartu SIM
    • Ingin menghubungkan beberapa perangkat bersama keluarga atau teman perjalanan, atau ponsel memiliki kunci SIM → Pocket Wi-Fi

Untuk memilihnya, lihat dulu ponsel Anda.

Periksa Ponsel Anda Dulu — Kunci SIM dan eSIM

eSIM dan kartu SIM hanya dapat digunakan jika ponsel tidak memiliki kunci SIM. Jika terkunci, paket perjalanan tidak akan dapat digunakan meski dipasang.

Pada iPhone, periksa apakah `Carrier Lock` di `Settings` → `General` → `About` menunjukkan `No SIM restrictions`. eSIM dapat digunakan pada model iPhone XS, XS Max, XR, dan yang lebih baru. Pada Android, dukungannya berbeda menurut model.

Jika ponsel terkunci, pilih roaming atau pocket Wi-Fi. Keduanya dapat digunakan tanpa bergantung pada kunci SIM ponsel.

1 Roaming — Praktis, Biaya Bergantung pada Operator Asal

Anda tetap memakai ponsel dan nomor yang biasa digunakan, jadi persiapannya paling sedikit.

Jika bertanya-tanya, “Lebih baik jaringan negara asal atau jaringan Jepang?”, pahami dulu hal ini. Saat roaming di Jepang, ponsel tetap terhubung ke sinyal operator seluler Jepang. Operator asal bekerja sama dengan operator Jepang agar Anda dapat menggunakan sinyal tersebut. Itulah roaming. eSIM perjalanan dan pocket Wi-Fi juga menggunakan sinyal operator Jepang.

Jadi perbedaannya terutama ada pada biaya dan usaha yang diperlukan. Operator di negara asal menentukan apakah roaming dapat digunakan dan berapa biayanya. Ada perusahaan yang memiliki paket tarif tetap per hari atau mengirim SMS ketika biaya mencapai jumlah tertentu. Jika memeriksa halaman operator sebelum berangkat, Anda dapat menggunakannya dengan lebih tenang.

Yang perlu diperhatikan ialah menggunakannya tanpa memeriksa paket lebih dulu. Jika Anda belum mendaftar paket atau roaming data tetap menyala, tagihan tak terduga mungkin timbul. Aplikasi di ponsel memakai data di latar belakang, misalnya untuk pembaruan otomatis, meski tidak dibuka. Pemakaian data dapat bertambah tanpa terasa. Tagihannya pun mungkin baru datang setelah Anda pulang.

Agar Tidak Khawatir soal Tagihan — Jangan Bergantung pada Jaringan Negara Asal

Memeriksa paket terasa merepotkan, atau Anda kurang yakin mengatur ponsel? Cara yang paling sederhana adalah tidak menggunakan jaringan negara asal selama di Jepang.

Solusi langsungnya adalah mengganti kartu SIM. Saat kartu SIM diganti dengan kartu untuk Jepang, jaringan negara asal tidak aktif. Simpan kartu SIM asal dengan aman karena akan digunakan lagi setelah pulang.

Jika menambahkan eSIM dan tetap menyimpan nomor asal, ingat satu hal: jangan gunakan jaringan negara asal untuk data (matikan roaming data pada jaringan itu). Jika eSIM perjalanan dan jaringan asal sama-sama aktif, biaya roaming mungkin timbul pada jaringan asal. Pada iPhone, setiap jaringan dapat dinyalakan atau dimatikan sendiri.

Namun, roaming data pada eSIM perjalanan kadang perlu dinyalakan sesuai petunjuk perusahaan. Jika semuanya dimatikan, ponsel mungkin tidak terhubung. Yang dimatikan hanya roaming data pada jaringan negara asal.

Saat terhubung melalui pocket Wi-Fi atau Wi-Fi gratis, matikan juga roaming data pada jaringan negara asal. Jika Wi-Fi melemah, ponsel mungkin beralih ke jaringan asal.

Ingat satu hal saja: matikan data pada jaringan asal, dan ikuti petunjuk untuk jaringan perjalanan.

2 eSIM — Pasang di Rumah Sebelum Berangkat

eSIM adalah cara membeli paket perjalanan melalui internet dan memasangnya di ponsel. Tidak perlu mengganti kartu, sehingga kartu SIM asal tidak perlu dikeluarkan dan tidak berisiko hilang.

Pada iPhone, pemasangan eSIM memerlukan koneksi Wi-Fi (atau tethering dari ponsel orang lain). Karena itu, memasangnya melalui Wi-Fi rumah sebelum berangkat adalah yang paling mudah. Jika lupa, Anda juga dapat memasangnya lewat Wi-Fi gratis bandara.

Setelah tiba di Jepang, ganti jaringan untuk data ke eSIM perjalanan melalui pengaturan. Pada iPhone, meski data menggunakan eSIM perjalanan, FaceTime dan iMessage mungkin tetap dapat digunakan dengan nomor negara asal. Periksa pengaturan dan biaya pada operator asal.

Pilih paket berdasarkan jumlah hari dan data. Ada paket yang disebut “tanpa batas”. Awal masa berlaku mungkin berbeda menurut paket: saat dipasang atau saat terhubung di Jepang.

Apakah data dapat dibagikan lewat tethering dan berapa banyak yang diperlukan? Baca artikel “eSIM”.

3 Kartu SIM — Beli Setelah Tiba, atau Siapkan Daring Sebelum Berangkat

Kartu SIM adalah kartu kecil untuk perjalanan yang dipasang menggantikan kartu SIM di ponsel. Meski ponsel tidak mendukung eSIM, kartu ini dapat digunakan jika tidak ada kunci SIM.

Anda dapat membelinya secara daring sebelum datang ke Jepang. Setelah tiba, kartu juga kadang dapat dibeli di konter bandara, mesin penjual otomatis, toko elektronik, atau minimarket.

Saat membeli kartu SIM, siapkan paspor. Ada perusahaan yang meminta pemeriksaan paspor meski kartunya hanya untuk data. Misalnya, kartu SIM perjalanan SoftBank mengharuskan foto paspor asli, dan orang di bawah 18 tahun tidak dapat membuat kontrak.

Tempat membeli kartu ada di artikel “Kartu SIM”.

4 Pocket Wi-Fi — Satu Perangkat untuk Menghubungkan Banyak Orang

Pocket Wi-Fi adalah perangkat Wi-Fi sewaan yang dibawa selama perjalanan. Ponsel cukup dihubungkan ke Wi-Fi perangkat itu. Karena kartu SIM ponsel tidak diganti, ponsel dengan kunci SIM pun dapat menggunakannya.

Kelebihan utamanya adalah satu perangkat dapat menghubungkan beberapa perangkat lain. Ponsel keluarga, tablet, dan laptop bisa memakai perangkat yang sama. Ada perusahaan yang menyebut dapat menghubungkan hingga 8 perangkat.

Perangkat dapat diambil di konter bandara seperti Haneda dan Narita. Ada juga perusahaan yang dapat mengirimkannya ke penginapan jika dipesan lebih dulu. Harga sering kali lebih murah jika dipesan sebelum datang ke Jepang. Sebagian perusahaan mengizinkan pengembalian melalui kotak pos di Jepang.

Sebagai gantinya, Anda perlu membawa, mengisi daya, dan mengembalikannya.

Cara menyewa dan mengembalikan ada di artikel “Pocket Wi-Fi”.

eSIM atau Pocket Wi-Fi?

Inilah dua pilihan yang paling sering dibandingkan.

  • Untuk perjalanan sendiri atau ketika setiap orang terhubung melalui ponsel masing-masing, pilih eSIM. Tidak ada barang tambahan dan tidak perlu mengembalikannya
  • Jika beberapa orang berbagi satu perangkat, ingin menghubungkan tablet atau komputer, atau ponsel memiliki kunci SIM, pilih pocket Wi-Fi

Jika masih ragu, baca artikel yang langsung memberikan jawabannya: “Ke Jepang Pakai eSIM, Kartu SIM, atau Pocket Wi-Fi?”.

Jika Penerbangan Tiba Larut Malam, Siapkan Sebelum Berangkat

Konter bandara memiliki jam buka. Konter di Bandara Narita umumnya buka dari sekitar pukul 07.00 hingga sekitar pukul 21.00. Di Bandara Haneda, ada konter yang buka sejak pagi hingga sekitar pukul 23.00, dan Terminal 3 juga memiliki penyewaan Wi-Fi tanpa petugas yang buka 24 jam.

Konter Narita berada di luar area pemeriksaan keamanan dan bea cukai (tempat yang dapat dimasuki siapa saja).

Meski begitu, jika penerbangan tiba larut malam, pasang eSIM sebelum berangkat atau minta pocket Wi-Fi dikirim ke penginapan. Dengan begitu, Anda tak perlu mencari apa pun di bandara.

Perkiraan Biaya

GO TOKYO menyebut harga kartu SIM berkisar sekitar 2,000 hingga 8,000 yen (halamannya diperbarui pada 1 September 2026).

Harga sangat berbeda menurut jumlah hari, data, dan perusahaan. Saat hendak membeli, periksa harga pada halaman masing-masing perusahaan.

Wi-Fi Gratis — Tanpa Pendaftaran di Bandara

Wi-Fi gratis di Bandara Haneda (HANEDA-FREE-WIFI) dan Narita (FreeWiFi-NARITA) dapat digunakan tanpa mendaftar. Ini membantu jika Anda lupa memasang eSIM atau ingin segera menghubungi keluarga setelah tiba.

Wi-Fi gratis juga tersedia di stasiun, tempat wisata, dan sebagian toko. Namun, cara pendaftarannya berbeda menurut tempat, dan kualitas koneksinya beragam: ada yang baik, ada yang sering terputus. Jika memasang aplikasi “Japan Wi-Fi auto-connect”, Anda cukup mendaftar sekali agar dapat terhubung otomatis ke Wi-Fi gratis di bandara, stasiun, toko, dan tempat lain.

Di daerah luar kota, tempat dengan Wi-Fi gratis lebih terbatas lagi. Sulit mengandalkannya sebagai satu-satunya koneksi selama perjalanan, jadi lebih realistis menganggapnya sebagai bantuan tambahan.

Sebagian Wi-Fi gratis tidak mengenkripsi komunikasi. Bandara Narita menyarankan VPN bagi orang yang menginginkan komunikasi aman. Penjelasan lebih lanjut ada di artikel “Wi-Fi Gratis”.

Apakah Perlu Nomor Telepon Jepang?

Sebagian eSIM dan kartu SIM perjalanan hanya menyediakan data, tanpa nomor telepon Jepang.

Ada layanan yang meminta nomor telepon saat mendaftar. Misalnya, aplikasi taksi “GO” mendaftarkan pengguna dengan nomor telepon dan kode verifikasi. Ada juga pengguna yang mendaftar memakai nomor dari luar Jepang.

Ada pula kartu SIM dengan nomor Jepang (dimulai dengan 070, 080, atau 090). Untuk kartu ini, verifikasi identitas saat membuat kontrak diwajibkan oleh hukum; pelancong diverifikasi menggunakan paspor. Pada beberapa perusahaan, paspor asli harus ditunjukkan atau pendaftar harus berusia 18 tahun ke atas.

Ada satu hal lagi yang perlu diingat. Dengan kartu SIM yang hanya untuk data, Anda mungkin tidak dapat menelepon 110 (polisi) atau 119 (kebakaran dan ambulans). Jika demikian, mintalah staf penginapan, staf toko, atau orang di sekitar untuk menelepon sebagai pengganti. Tentang telepon saat memerlukan bantuan, baca artikel “Kapan Memerlukan Nomor Telepon Jepang”.

Jika Tidak Terhubung — Periksa Jangkauan Jaringan di Pegunungan dan Daerah Luar Kota

Jika pergi ke pegunungan atau daerah luar kota, yang perlu diperhatikan adalah jangkauan sinyal. Di sinilah operator jaringan yang Anda gunakan berpengaruh. Setiap operator seluler Jepang menerbitkan peta jangkauan sinyal (peta area). au juga menyediakan peta berbahasa Inggris. Jika tujuan Anda berada di pegunungan atau daerah luar kota, lihat sekali peta operator jaringan yang akan Anda gunakan sebelum berangkat.

Cara memeriksa jika tidak terhubung ada di artikel “Jika Tidak Terhubung”.

Ingat Hal-Hal Ini

  • Sebelum berangkat, periksa kunci SIM dan dukungan eSIM pada ponsel
  • Jika akan roaming, periksa paket dan biaya operator Anda sebelum berangkat
  • Jika khawatir soal tagihan, pilih eSIM, kartu SIM, atau pocket Wi-Fi untuk Jepang. Matikan roaming data pada jaringan negara asal
  • Jika memilih eSIM, pasang melalui Wi-Fi rumah sebelum berangkat
  • Saat membeli kartu SIM, siapkan paspor

Sejak tiba, peta, pergantian kereta, dan pesan “Saya sudah tiba” dapat digunakan seperti biasa. Tanpa memikirkan tagihan yang mungkin datang belakangan.

Bagikan artikel ini
Sumber resmi yang kami periksa (27)